Sabtu, 13 Oktober 2018

KASTIL ( III ) By: kingLaef

KASTIL ( III )
By: kingLaef

Ini Ketiga, pertama sebagai pengantar membakar nalar, lalu kedua perihal ganja sebagai medis yang tak ada dalam alternatif, tutur seorang pengacara anti meanstream beri wejangan edukatif. Respect... tidak main-main, bukan iseng belaka di sakramen gingseng, ini tulisan untuk meredam wacana-wacana prematur. Keparat media daring, hoax segaring kerupuk kemarin Uupps... sesuatu yang kering terlalu dibasahi dalam larutan oralit agama, sedangkan berpihak adil hanyalah tumbal tanpa sesajen yang empuk untuk digoreng. Sampai media dan politisi bebas menakar kadar iman...bangsat.. seenak jidat rekayasa perkara...syahwat...
*
Sudahlah.... kita sama bersalah.. terlalu men-tuhan-kan agama, sampai lupa mempersiapkan diri dari kilat ajal. Stttt diam, biar hening segala sirine, pulangkan saja panglima-panglima kastilku yang dipaksa berdarah kala menulis sekte penjara. Suara bawah tanah, gaung pelecehan, pedofil melalang buana di sekolah. Dari penjara ke penjara si tuan tan malaka di tipex hitam dalam buku sejarah, selokan, aturan, dan pungutan.

BERSAMBUNG. . . . . . . . . . . . . .

Jumat, 05 Oktober 2018

KASTIL II King Laef


A-The Falken (King Laef)

KASTIL ( I )

By: kingLaef
Sejak 2008 berkecimpung di dinding ratapan, banyak kenaifan yang telah terbagi layak doa arogan di musim hujan.hati mata telinga di era eforia digital ini menawarkan aku, kau, juga kita semua untuk terus menggali liang sendiri sebagai tempat pulang paling aman dan juga paling riskan... oouhh sialan...
aku masih tetap menjadi seorang bocah mahkota dengan kepalan beban meminta tunjangan di akhir bulan, kadang sang ayah bertutur, tak apa nak, itu kewajiban ayah selagi anak masih dijalur pendidikan. aku tersedak haru namun congkak, ah jawaban lembut itu aku pikir hanya sebagai pelarian dari banyaknya akumulasi kekesalan yang sering bertandang.                   

Dan karenanya hingga detik inipun aku masih menjaga kewarasan untuk menolak sama dengan apa saja bahkan dalam mengkritisi diri sendiri. Gila, ambigu, samar, frontal, masabodoh, dekil, berprosa bangkai, mati, biarlah, toh nama asli ari-ari ku masih bersih terjaga di bawah tanah yang sering ku-istilah-kan sebagai kastil bercahaya. Asa dan aku,di saku masih ada pemantik badai ambisi, dengan narasi kegilaan sebagai bentuk perlawanan. 

Meskipun perlahan-lahan, kalian semualah yang terbaik, biarlah sisi ter-balik aku yang ambil bak jatuh di jam pasir, terkilir, tersingkir, merasa asing di dalam super culture kalian, trend elite yang kalian semua kultus. jangan nafikan, selebihnya akulah yang menang dalam tenang di tidur panjang seperti pemuda kahfi, yang lebih menghargai perbedaan sambil menertawakan diri sendiri.
Aku pengagum garis keras Ayu Utami,
dan Aku benci bunyi seruputan kopi.

KING_LAEF


KASTIL ( II )By: kingLaefKemudian, sebelum rentetan makian itu menuju degradasi, keretaku membawa tanda baca dibalik tinta, ada sebilah pisau di mata alur, maka kutabur jaring pukat dalam frasa ganda, bukan gundah, ini Gun dalam bazooka ambigu.Semarak ini banyak aku dalam pribadi lain tak lihai menelan beberapa informasi dari penggiat rating, sembari merelakan alasan bahwa nilai kemanusiaan hanya tergantung dari kita yang dekat dengan itu... hey lihatlah!! kita sudah terlalu mabuk dengan agama, sedangkan negeri tetangga telah melegalkan ganja untuk medis. Medis!! sekali lagi medis. Tapi media medusa menggoreng auto dadakan seakan menampar kita bahwa koin akan hancur dalam tumpukan magnet. Analogi koin ini yang mendistrak sekalian memenjarakan kita pada nilai kemanusiaan tadi. sekalian saja menaruh wabah hitam madagaskar dalam minuman murah yang dibakar para amatir belakangan ini. haha Kadar, disunting, Dogma, ditelan, merangsang nalar dalam senggama kata-kata tuan dan puan.Serupa ganja, aku berhasil membakar ibadah dalam tiap prasangka. Kafiri saja aku, biar kalian tahu cakrabirawa adalah sejarah kelam ludah tanpa enzim.
Aku bahagia setelah tahu, bahwa pesan dalam Album #BacaCerita adalah bentuk perlawanan, serupa The Frikis of Cuba, hingga Aksi Suspensi di Kroasia.
Perlawanan senyap di balik belukar.
Biarlah Kastil-ku dijemput tim mawar.
BERSAMBUNG.....





Sumber kieng Laef (A-The Falken)

Senin, 19 Maret 2018

Mereka Juga Butuh Pendidikan Serta pelayanan Kesehatan Dusun Parang Benrong Kab. Jeneponto

Semoga dipajangkan usia zaman dalam selamat, sejatra dan sentosa. Dan semoga kita tergolong orang-orang baik dalam berilmu.


PARANG BENRONG- Tepantnya, Kab Jeneponto. 02 Maret 2018 HIPMIN Makassar melakukan BAKSOS(Bakti Sosial) di bawah kaki gunung selanu Kab Jeneponto Dusun Parang Bendrong. Setiap anggota di bagi menjadi dua(2) kelompok. Kelompok pertama naik pada tanggal 02/03/18 yang berjumlah 9 orang yang di pipin lansung oleh kordinator Lapangan (Kanda Raman Hamid). Yang berangkat dari pukul 10:30 WITA dari Kota Makassar ke Jeneponto Tiba pada pukul 14:45 WITA dengan menggunakan kendaran roda dua. Setelah itu mereka harus menmpuh jarak ± 8 Kilometer ke dusun parang benrong dengan jalan kaki, Semangat serta tekad mereka tak pernah habis walau keringat basahi sekujur tubuh. Kelompok kedua berangkat 03/03/18 setelah keesokan hari, kelompok pertama berangkat. kelompok kedua berjumlah 13 orang, 5 orang diantaranya perempuan, Dengan mengunakan Pete-Pete (Angkot). Singkat cerita, setelah semuanya berada diDusun tempat dimana sasaran kita semua yaitu (PARANG BENRONG), rasa lelah yg di tempuh oleh kami itu bukan penghalang bagi kami malah sebaliknya ketika sesampainya ke Dusun tersebut kami disambut dengan langsung dengan baik oleh Daeng Bunddu (mantan kepala dusun) ke esokan paginya kami mulai bergegas dengan masing-masing kelompok yang sudah dibagi menjadi 2 tim, yang diantaranya: pendidikan(Pendidikan Formal dan Pendidikan Nonformal) dan Kesehatan. Pendidkan Formal dikhusukan untuk pengajaran di sekolah, sedangkan pendidkan Nonforamal dikhusukan untuk pengajaran Ngaji dari magrib sampai Ba’da Isya. Sedangkan kesehatan di buat satu titik pelayanan kesahatan untuk masyarakat dusun yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan serta pembagian obat-obatan secara gratis. Selain itu, ada juga pembagian pakaian layak pakai untuk masyarakat setempat. Setelah beberapa hari berjalan ada banyak hal yang di dapat dari beberapa anggota mulai dari strata pendidikan samapai pada tingkat kesehatan.

Sedikit coretan tentang pendidikan yang didapat oleh tim pengajar, yang katanya mulai dari Guru(tim pengajar) samapi pada fasilitas(bangunan)sekolah. Yang kita ketahui bersama bahwa pendidikan merupakan hal yang wajib di utamakan, hanya saja saudara-saudara dan adik-adik kita yang ada di dusun parang benrong masih  jauh dari kelayakan.

Undang-Undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2013 Tentang Pendidikan Nasonal Indonesia  Menimbang ; bahwa pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 mengamanatkan Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial

Dalam UU Sisdiknas dinyatakan bahwa, Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Secara umum tujuan pendidikan di Indonesia sudah mencakup tiga ranah perkembangan manusia, yaitu perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotor. Tiga ranah ini harus dikembangkan secara seimbang, optimal, dan integratif. Seimbang artinya ketiga ranah tersebut dikembangkan dengan intensitas yang sama, proporsional dan tidak berat sebelah. Optimal maksudnya dikembangkan secara maksimal sesuai dengan potensinya. Integratif artinya pengembangan ketiga ranah tersebut dilakukan secara terpadu

Namun hanya saja pendidikan yang didapat oleh saudara-saudara dan adik-adik kita tak seperti yang dibuat oleh pemerintah, yang dimana salah satunya untuk mencerdaskan kehidupan anak-anak bangsa, namun realita tak seprti aturan orang-oarng yang ada sofa lalu ketuk palu untuk sahkan.
Susah jikalau kita, bicarakan tentang keadilan bagi seluruh rakyat indonesia. Bila masih ada dinding pembatas diantara suku, ras, anak kota dan anak kampung. Ingatku sebuah film denagan judul DARI TIMUR MATAHARI yang diperankan salah satu aktor terhebat indonesia (kalau ditanya ko siap, ko jawab apa, beta maluku). Parang benrong juga indonesia.


                                                  Saat KMB(Kegiatan Belajar Mengajar)

Adapun hal menarik yang tak bisa terlupan saat didapatkan langsung dari tim pengajar. Setelah dibawakan Mata Pelajaran PPKN yang dibawakan lansung oleh saudara Muhammad Djabir kemudian ditanyakan pada adik peserta didik(siapa yang tahu presiden indonesia yang seekarang) tak satupun yang tahu nama dari pemimpin Negara yang sekarang. Namun mereka punya impian dan cita-cita yang tinggi, diantaranya: ada yang mau menjadi GURU, PILOT, BIDAN, DOKTER, POLISI, TNI bahkan ada yang mau menjadi PRESIDEN. Namun sayangnya mereka tidak mendapatkan pendidikan layaknya sekolah lain, apa mereka teringal. lalu bagaimna mimpi-mimpi mereka. Ingatku pada senyuman kepolosan mereka yang bersemangat saat di ajak kesekolah untuk belajar.


                                                   TIM Pengajar (Arisandi Junior)

Pasal 49 Pengelokasian Dana  Pendidikan ayat 1(kesatu) Dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan dan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)  

Pasal 50 teentang Pengelolaan pendidikan ayat 5(lima) Pemerintah kabupaten/kota mengelola pendidikan dasar dan pendidikan menengah, serta satuan pendidikan yang berbasis keunggulan lokal.
Pasal 31 ayat 1 (kesatu) dan 2 (kedua) UUD 1945, bahwa setiap warga negara wajib mengekuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya, tentunya pemertaan akses pendidikan yang diharapkan masyarakat dusun parang benrong selama ini sulit mendapatkan tempat dihati para orang-orang kebijakan, sedah lama terelasikan sejak zaman dahulu. Namun dalam kenyataan masih saudara-saudara kita diparang benrong masih jauh mendapatkan pendidikan yang layak

Dalam setiap pendidikan tak terlepas dengan pendidik(Guru) salah satu komponen pendukung dalam pendidikan. Yang bertujuan mengarahkan perta didik untuk memahami apa yang di ajarkan selain mendidik pendidik juga berperan sebagai orang tua sementara saat berada dalam lingkungan sekolah. Untuk sekolah dasar Pendidik harus lebih aktif dalam menjalankan tugas dan tangung jawabnya, sebab dasar merupakan pondasi awal untuk membangun suatu bangunan/monumen. Namun yang didapat adik-adik kita yang berada didusun parang benrong tak semestinya diharapkan. Kehadiran Guru(pendidik) yang seharusnya 6 hari dalam 1 minggu, tetapi kehadiran Guru hanya 2/ 4 kali dalam semingu. Terharu saat melihat serta menyaksikan sendiri,apa yang mereka alami, tapi semangat anak-anak dusun parang benrong masih saja tetap untuk menunggu kehadiran Guru untuk belajar walau mereka tak tahu, apakah hari ini ada guru yang datang mengajar atau tidak.

Pasal 41 ayat 3(ketiga) Pemerintah dan pemerintah daerah wajib memfasilitasi satuan pendidikan dengan pendidik dan tenaga kependidikan yang diperlukan untuk menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu

                                                 GURU SDN 252 Parang Benrong yang masih Honorer

Selain dari tim pengajar(Guru) yang menjadi menjadi komponen utama dalam pendidikan, tempat atau bangunan juga sebagai alat penunjang dalam dunia pendidikan yang perlu kita perhatikan sesama. Sebab banguan merupakan tempat yang dimana bisa mewadahi peserta didik untuk kenyamanan dalam proses pembelajaran berlansung. Bangunan yang dimiliki SDN N 252 Parang Benrong terdiri atas dua bangunan, bangunan I terdapat tiga ruangan namun bangunan ini sudah tidak digunakan lagi dan bangunan II terdapat dua ruangan yang saat ini masih tetap dipakai untuk proses belajar mengajar. Dari segi bangunanpun sudah tak layak di katakan itu sekolah, bagunan yang sama halnya dengan gubuk tua yang hampir roboh.


Dalam Lintas Undang-Undang kesehatan
Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah dan atau masyarakat

Dalam Setiap Tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan. Sarana kesehatan adalah tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan.

Kesehatan(Pelayanan Kesehataan) adalah sesuatu yang sangat berguna. Pemeliharaan kesehatan adalah upaya penaggulangan dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan termasuk kehamilan dan persalinan.

Secara Realita yang didapatkan langsung dari beberapa anggota(HIPMIN MAKASSAR) yang terjun lansung di Masyrakat dusun parang benrong (Khusunya Kab. Jeneponto). Masih jauh dari mata Pemerintah Kab. Jeneponto soal pelayan kesehatan didusun parang benrong.

                                   Pemeriksaan Kesehatan (Tim Kesehatan) Anggota Hipmin Makassar

Yang seharunya salah satu tenaga kesehatan, di tempatkan di setiap daerah terpencil. Untuk membantu masyarakat untuk pengobatan ataupun bersalin, Namun saja masyarakat dusun parang benrong  harus keluar sejauh delapan kilometer (8 KM) hanya untuk mendapatkan pelayan kesehatan (pemeriksaan kesehatan serta membeli obat).


            IniLah Bukti Bahwa Mereka juga Indonesia. (Upacara Perdana SDN 252 Parang Benrong)




Kutip Lanjutan Suara Mereka_
#Kami Juga Anak Indonesia

#Parang Benrong Juga Indonesia

Senin, 12 Maret 2018

Ungkapnya(Misniwati) saat kegiatan di desa parang benrong

UNGKAPNYA [MISNIAWATI]


Ungkapnya (Misniawati).Aku bersyukur, Tuhan memberiku begitu banyak anugerah. Terbukti dari banyaknya kesempatan berbuat baik yg datang berkali2 kepadaku.

Setiap manusia pasti menerima berbagai macam bentuk kenikmatan dari penciptanya, baik itu disadari ataupun tidak. Kenikmatan tidak lah hanya berupa materi atau berwujud benda dan sebagainya. namun kenikmatan adalah segala sesuatu yang telah diterima oleh manusia baik itu yang tidak kasat mata seperti kesehatan, rasa cinta, rasa senang. Kebahagian dan lain sebagainya. Semuanya itu wajib kita syukuri dengan senantiasa menjaganya dan selalu berbuat baik terhadap sesama.

Tim pengajar (Misniawati)
"Tujuan sekolah bukan hanya sekadar mendapatkan ijazah. Ilmu yang terpenting yang harus didapat. Percuma dapat ijazah tapi sedikit ilmu yang didapat dari sekolah,dan tidak diaplikasikan untuk hal-hal yang bermanfaat untuk diri sendiri maupun orang banyak.Terkadang apa yang kita lakukan sering menimbulkan pro&kontra tapi ketahuilah yang disaksikan oleh mata mempunyai makna yang tidak sama dengan apa yang dilihat oleh hati,maka dari itu membuka sebuah Harapan itu seperti jalan di dalam hutan. Di sana tak pernah ada jalan. Tapi jika banyak orang menjalaninya, jalan itu menjadi ada.
#hipmin_makassar
#pedulu_parangbendrong

Sumber, Misniwati (TOGOREBO_017)

Sabtu, 24 Februari 2018

STIKES Halmahera Temukan Manfaat Daun Pisang Cepatu Kering, Untuk Kesehatan Tubuh Manusia



Halut-  Bergerak di dunia pendidikan khususnya bidang pendidikan, kini  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Halmahera yang merupakan kampus ternama di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara, terus berinovasi dan meningkatkan keahlian mahasiswanya melalui berbagai penelitian.
Alhasil,   melalui salah satu mahasiswa studi akhir dan sejumlah dosen STIKES Halmahera telah meneliti daun pisang cepatu (Kapuk) kering yang mengandung beberapa senyawa diantaranya, beta sterol vitamin E, 3 methyil dan 5 alfa.
Dr. Arend L Mapanawang, Pemilik Kampus STIKES Halmahera  sekaligus Ketua Yayasan Medika Mandiri, menuturkan  daun pisang cepatu (Kapuk) kering secara empiris sudah digunakan untuk penurunan panas, sakit menelan dan lain sebagainya.
“Sekarang dosen dan mahasiswa farmasi keperawatan STIKES sedang meneliti manfaat daun pisang kering untuk kesehatan manusia, sebab terdapat di dalamnya ada beberapa senyawa aktif seperti beta sterol vitamin E, 3 methyil dan 5 alfa khasiatnya mampu memperbaiki metabolisme kolestrol tubuh,” jelas Arend L. Mapanawang, kepada Nusantaratimur.com, Selasa (30/5/2017).

Foto : Dr. Arend L. Mapanawang

Selain itu,  Arend selaku Ketua Tim melakukan uji senyawa bekerja sama dengan Laboratorium Pemprov DKI Jakarta. Dari  berhasil meneliti sekira 30 senyawa yang mengandung herbal asli alam Halmahera. Bahkan ada 6 sudah pengajuan hak paten dan 2 sudah keluar rekom paten yaitu golobe dan daun gedi. Sementara untuk sayur lilin, boteme daun pisang dalam proses di Kemenkum HAM RI. 
“Tidak lama lagi usaha kecil obat tradisional segera hadir di Halut, tepatnya di Desa Pitu. Ini hal yang langkah pengembangan dari kewirausahaan farmasi STIKES Halmahera,” ujar Arend.
Kata Arend, pihaknya lagi menunggu tim BPOM Provinsi Maluku Utara untuk visitasi pada pekan depan. Dokumen kelengkapan perusahaan sudah siap bahan baku, untuk golobe di datangkan dari Loloda dan Kao, sementara boteme di datangkan dari Kao juga.
“Obat jamu herbal pertama di Maluku Utara akan di kembangkan oleh PT. Halmahera Mandiri Sehati (HMS) dengan nama produksi herbalove yang terdiri dari beberapa jenis seperti golaren (Golobe), Halbet (Sayur lilin), halkol (Boteme),” jelasnya. (DN)

HomeRegionalBali Nusra Tersangka Pembunuhan Mahasiswa Kupang Mati Langkah Setelah Buron 2 Tahun

Tempat kejadian perkara pembunuhan mahasiswa Kupang asal Adonara yang tewas saat syukuran wisuda. (Liputan6.com/Ola Keda)


Liputan6.com, Kupang - Tim Satuan Reskrim Polres Kupang Kota dan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya berhasil membekuk Gomes Senlau (22), Kamis, 22 Februari 2018, sekitar pukul 17.30 Wita di wilayah Bekasi.
Gomes merupakan tersangka kasus pembunuhan mahasiswa Kupang asal Adonara, Flores Timur, Xaverius Lawan Geroda alias Herri Lamawuran pada Jumat, 7 Oktober 2016 lalu.
Penangkapan itu dipimpin Kasat Reskrim AKP Pinten Bagus Satrining Budi didampingi Kanit Pidum Ipda Yance Kadiaman dibantu Tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya.

"Kami melakukan pengembangan penyelidikan jarak jauh untuk memastikan keberadaan tersangka. Setelah informasi valid, kami langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap tersangka di wilayah Bekasi," ujar Kanit Pidum Ipda Yance Kadiaman kepada Liputan6.com, Jumat, 23 Februari 2018.
Dia mengatakan, selama pelariannya, tersangka bekerja sebagai penjaga lahan kosong dan bergabung bersama kelompok pemuda Hercules di wilayah Jakarta.
Saat ini, tersangka pembunuhan itu berada di sel tahanan Mapolda Metro Jaya. Polisi akan membawanya kembali ke Kupang pada Senin pagi, 26 Februari 2018.

ilustrasi Pembunuhan

Tersangka Gomes dijerat Pasal 170 KUHP terkait perusakan terhadap barang dan orang serta Pasal 351 ayat (2) dan (3) terkait penganiayaan berat dan penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal dunia.
Kasus pembunuhan ini terjadi saat acara syukuran wisuda di RT 13 RW 03 Kelurahan Lasiana, Jumat (7/10/2016) sekitar pukul 01.30 Wita. Akibatnya, seorang mahasiswa bernama Xaverius Lawan Geroda alias Herri Lamawuran tewas.
Kasus penganiayaan itu juga mengakibatkan rekan korban, Adrianus Kia Beda (20), sempat sekarat akibat dibacok pelaku. Selain itu, sembilan motor milik penghuni rumah kos dibakar tersangka dan rekan-rekannya.

Sabtu, 17 Februari 2018

Ketujuh Pria Ini Nekat Perkosa Seorang Gadis Dibawa Umur


JAILOLO-kabardaerah.com- Lagi-lagi Tujuh orang lelaki memperkosa satu anak di bawa umur di Desa Tuguraci Kecamatan Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat yang berinisial  NE (16) Kejadian  tersebut terjadi Pukul 00.30 WIT Senin, (05/02) Kemarin. Pelaku yang melakukan Persetubuhan anak dibawa umur di antaranya Naldo Nyiara (18) ,Yori mijinglali (16), Riski nyiara (17), Nandes Aye(18), Efan Tude(19), Ongo Nyiara(25), Yafet Tude (21).
Menurut Kanit Reskrim Polsek Jailolo Selatan Rusmim Arif Kepada kabardaerah.com Minggu, (11/02) di Polsek Jalsel. Pihak Polres mengetahui ketika Orang Tua Korban serta Ketua BPD Desa Tuguraci melaporkan ke Kantor. Kemudian dengan laporan tersebut pihak piket langaung melalukan laporan polisi. Serta bergerak cepat melalukan penagkapan Tujuh orang pelaku tersebut. Dalam penangkapan 7 orang pelaku tidak ada perlawan kepada pihak polisi.
“Kami ketika terima laporan dari orang tua korban. Kami pangaung bergerak cepat untuk melakukan penagkapan tujuh orang pelaku tersebut.” Kata Kanit Reskrim Polsek Jalsel Rusmin Arif. 
Rusmin juga menjelaskan korban tersebut sudah melakukan fiaun. Dan terbuktik tujuh orang pelaku melakukan pemerkosaan.”Tujuh orang pelaku ini, dikenakan Pasal 81 Ayat 1 dan 2 Jonto UU RI Nomor 17 Tahun 2016. Dan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan di betikan denda sebesar 5 miliar.”Tutupnya.
Peliput : zulfikar saman

Kamis, 15 Februari 2018

Undang-Undang Pendidikan


Pendidikan sebagai hak warganegara sehingga pemerintah menuangkan ke dalam UUD 1945 berikut adalah keterangannya,

Pasal UUD 1945 yang menyatakan tentang pendidikan adalah:
  1. Pasal 31 ayat 1: Tiap-tiap warga Negara berhak mendapat pengajaran
  2. Pasal 31 ayat 2: Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran yang diatur dengan undang-undang
  3. Pasal 32: Pemerintah memajukan kebudayaan nasional Indonesia

Konstitusi Sementara RIS berlaku dari 27 Desember sampai 17 Agustus 1950. Pasal yang menyatakan tentang pendidikan temasuk dalam Bab V tentang hak-hak dan Kebebasan Dasar Manusia, terdapat pada pasal 30 berisi ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
  • Tiap-tiap warga Negara berhak mendapat pengajaran
  •  Memilih pengajaran yang akan diikuti adalah bebas
  •  Mengajar adalah bebas, dengan tidak mengurangi pengawasan penguasa yang dilakukan terhadap itu menurut peraturan perundang-undangan.

Pentingnya pendidikan memang dirasakan sangat perlu oleh pemerintahan yang berkuasa saat itu. Untuk menjadikan generasi lebih pintar meski banyak larangan dari berbagai pihak.

Sumber : http://www.pendidikanekonomi.com/2012/12/pendidikan-nasional-indonesia-tahun.html

Rabu, 14 Februari 2018

Samsudin Dano - puisimu mengetarkan dada

(Samsudin Dano)

Haeeee , apalah arti dunia.
Singgah pun sementara, emban tugas manusia terlalu serius permainan pun jadi lupa tawa.
Fokus gagal fungsi syaraf lah apa daya.
Sekali maju tidak boleh mundur, sekali terikat tidak boleh lepas. Masjid masjid dalam lihat tidak boleh hilang.
Di gambar dalam bayangan jangan di atas kertas.
Sebab Teman dalam sunyi tidak boleh pergi.
Ia kan manusia yang mengenal , hati mahalnya melemah tapi tidak di jual.
Kepunyaan Allah semata daku dan kamu.
Cahaya lahir dalam gelap , gelap pun lahir dalam cahaya.
Kita tidak mempersengketa jarak surga tapi kita terlanjur menerima tugas.
Lalai sekali tidak boleh jatuh ke hitam.
Puisi tidak semacam sufi lantas makna mengarahkan diri di kebaikan.
Jangan hilang siapa kamu sedang siapa aku ada di balik kamu. Jangan lumpuh diri kamu sebab kamu ada daku.
Pelindung kamu yang mengurung kamu dalam bahagia sebelum tiba fajar sebelum datang magrib.
Sebelum bumi guncang sebelum malam terang dan bercermin


Pada mulanya hanyalah tanah
Lalu tuhan mencipta adam
Setan pun murka dan tinggi muka
Sejak itu kita pun kenal yang namanya celaka
Pada mulanya hanyalah tulang iga
Lalu tuhan menjadikan hawa
Satu rusuk hilang seukur hasta
Sejak itu kita pun tahu yang namanya wanita
Pada mulanya hanyalah kata
Lalu tuhan meniup rasa ke dalam dada
Sepasang manusia merajut asa
Sejak itu kita pun mengenal cinta
Pada mulanya hanyalah buah
Ketika pohon belum bernama
Siapa sangka itulah nangka
Lalu kita kena getahnya.


Puisi (Samsudin Dano)

4 Pasangan Calon Lolos, Kakak Beradik Bertarung di Pilkada Maluku Utara


4 Pasangan Calon Lolos, Kakak Beradik Bertarung di Pilkada Maluku Utara

Rapat pleno terbuka pengumuman pasangan calon pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara Tahun 2018 di Kantor KPU Maluku Utara, Senin (12/2/2018)(KOMPAS.com/YAMIN ABD HASAN)

TERNATE, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Maluku Utara menetapkan empat pasangan calon sebagai peserta pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Maluku Utara Tahun 2018.
Keputusan itu diambil dalam rapat pleno terbuka pengumuman pasangan calon pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara Tahun 2018 di Kantor KPU Maluku Utara, Senin (12/2/2018) sore.
Rapat pleno yang dibuka ketua KPU Maluku Utara Syahrani Somadayo dimulai dengan mengumumkan persoalan rekomendasi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang sebelumnya didaftarkan kepada dua bakal pasangan calon, yaitu Burhan Abdurahman-Ishak Djamaluddin serta pasangan Abdul Gani Kasuba-Al Yasin Ali.
“Setelah melakukan kajian dan membuka semua ketentuan yang berlaku, menetapkan sikap KPU tentang PKPI dalam berita acara, KPU Provinsi Maluku Utara menyatakan PKPI secara sah ada pada dukungan Abdul Gani Kasuba,” kata Syahrani.

Sahnya rekomendasi PKPI ke Abdul Gani Kasuba menjadikan petahana Abdul Gani Kasuba yang berpasangan dengan Al Yasin Ali lolos sebagai peserta Pilkada Malut dengan perolehan 9 kursi.
Keempat pasangan calon dinyatakan lolos, yaitu pasangan Burhan Abdurahman-Ishak Djamaluddin, pasangan Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar, serta kakak beradik yaitu Abdul Gani Kasuba dan Muhammad Kasuba.
Muhammad Kasuba yang berpasangan dengan Abdul Majid Husen diusun oleh PKS, PAN dan Partai Gerindra dengan total 11 kursi. Sementara itu, Abdul Gani Kasuba berpasangan Al Yasin Ali yang diusung oleh PDI-P dan PKPI.

Sedangkan pasangan Burhan Abdurahman-Ishak Djamaluddin diusung oleh Partai NasDem, Partai Hanura, Partai Demokrat, PKB dan PBB dengan total 16 kursi. Kemudian pasangan Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar diusung oleh Partai Golkar dan PPP dengan total 9 kursi.
“Semua pasangan calon memenuhi syarat pencalonan, kemudian memenuhi syarat calon untuk gubernur dan syarat calon wakil gububernur,” kata komisioner KPU Malut, Kasman Tjan.


Sumber, (KOMPAS.com/YAMIN ABD HASAN)

BATU BARA MENGETUK PINTU

KingLaef & Asar Shame Terseret abad revolusi industri Patani Timur, Desa Peniti Damuli, Mendengar kabar saja Sun...